src='https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js'/> 5 Penyakit Bahaya Karena Gigitan Anjing (Rabies, Tetanus, Dll.) - teachertekno.com

5 Penyakit Bahaya Karena Gigitan Anjing (Rabies, Tetanus, Dll.)

5 Penyakit Bahaya Lantaran Gigitan Anjing (Rabies, Tetanus, Dll.) - Meskipun anjing adalah hewan yang memiliki tingkat kesetiaan yang tinggi, tapi sejarah mencatat daftar panjang penyerangan anjing terhadap manusia. Ironisnya, bukan hanya anjing liar namun hewan peliharaan pun bisa menyerang pemiliknya.

5 Penyakit Bahaya Lantaran Gigitan Anjing

Namun bukan berarti kita tidak boleh memelihara anjing. Karena anjing adalah hewan yang menggemaskan dan setia, maka banyak disukai dan dijadikan hewan peliharaan. Tapi kita juga harus aware terhadap anjing peliharaan kita bisa lebih berhati-hati. Salah satunya dengan mengetahui penyakit bahaya yang disebabkan oleh gigitan anjing.

Penyakit Bahaya Lantaran Gigitan Anjing

Akibat gigitan anjing tidak hanya mengakibatkan luka dan rasa sakit akan tetapi jua sanggup berakibat fatal terserang penyakit eksklusif yg mampu menyebabkan kematian.

Selain rabeis, ternyata ada beberapa jenis penyakit dampak gigitan anjing yg nir kalah berbahaya bisa mengancam keselamatan jiwa.

Berikut ini beberapa daftar penyakit akibat gigitan anjing yang penting buat diketahui.

1. Rabies

Rabies dikenal pula menggunakan istilah "anjing gila" yg tentu tidak asing lagi di telinga kita. Karena itu, hampir setiap gigitan anjing identik dengan bahaya rabies.

Rabies disebabkan oleh Lyssa Virus (Rhabdovirus) yang terdapat dalam air liur hewan yang terinfeksi rabies yang menyerang sistem saraf. Karena itu, rabies tidak hanya dapat menular melalui gigitan, tetapi juga melalui cakaran dan jilatan hewan terinfeksi rabies.

Apabila tergigit anjing, terutama anjing yang nir kentara vaksin rabiesnya, sangat krusial buat mendapatkan penanganan medis. Tidak sedikit perkara kematian yg ditimbulkan oleh gigitan anjing karena terlambat ditangani.

Apakah gigitan anak anjing berbahaya?

2. Tetanus

Selain rabies, gigitan anjing ternyata jua dapat mengakibatkan tetanus. Mungkin kita tak jarang mendengar bahwa tetanus disebabkan sang luka akibat benda logam.

Ternyata, penyebab tetanus adalah bakteri Clostridium Tetani yang masuk melalui luka yang terbuka. Pengobatan penyakit tetanus bisa dengan obat anti tetanus dan antibiotin untuk mencegah pembentukan racun dalam tubuh.

Akibat dari tetanus mampu sangat fatal termasuk menyebabkan kaku dan kelumpuhan dalam insan.

3. MRSA (Methicillin-Resistant Staphylococcus Aureus)

MRSA (Methicillin-Resistant Staphylococcus Aureus) disebabkan oleh bakteri Staphylococcus. Bakteri ini kebal terhadap beberapa jenis antibiotik seperti Amoxicillin atau Penisilin.

Bukan hanya anjing, beberapa fauna lainnya pun dapat menularkan MRSA tanpa menampakan gejala apa pun.

Akibat dari MRSA adalah infeksi kulit, paru-paru, saluran kemih pada insan dan lain sebagainya.

4. Sepsis (Keracunan Darah)

Salah satu bahaya gigitan anjing yang juga sanggup membuahkan fatal apabila tidak segera ditangani adalah sepsis atau keracunan darah.

Pada gigitan anjing, sepsis bisa disebabkan oleh bakteri Capnocytophaga Canimorsus yang menyerang pembuluh darah. Bakteri ini bisa menular kepada manusia melalui gigitan, goresan, dan kontak dengan hewan seperti anjing dan kucing.

Seseorang menggunakan kekebalan tubuh yang lemah beresiko terkena penyakit akibat bakteri ini, terlebih melalui kulit yang mengalami luka.

Lima. Pasteurella

Bahaya gigitan anjing jua bisa mengakibatkan Pasteurella. Hal ini ditandai menggunakan tanda-tanda rasa sakit yg berlebih dengan karakteristik-ciri infeksi merah di kurang lebih area luka gigitan.

Akibat berdasarkan pasteurella bisa mengakibatkan pembengkakan kelenjar & pula kasus dalam persendian yg menyebabkan kesulitan beranjak

Jadi kesimpulannya, apakah digigit anjing pasti rabies? Tentu tidak, hanya anjing terinfeksi rabies saja yg mampu menularkan rabeis. Namun mengingat bahaya akibat digigit anjing bukan hanya rabies, maka konsultasi menggunakan dokter merupakan langkah bijak ketika tergigit anjing.

Tidak peduli luka kecil atau akbar, pertolongan pertama sehabis digigit anjing sangat krusial. Setelah itu, periksakan ke dokter buat mencegah infeksi bakteri dan virus yang sanggup menyebabkan penyakit berfokus sampai kematian.

Demikianlah penyakit bahaya lantaran gigitan anjing yang penting untuk diketahui. Semoga berguna!

0 Response to "5 Penyakit Bahaya Karena Gigitan Anjing (Rabies, Tetanus, Dll.)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel