src='https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js'/> Pertolongan Pertama Saat Digigit Anjing Agar Tidak Terinfeksi Rabies - teachertekno.com

Pertolongan Pertama Saat Digigit Anjing Agar Tidak Terinfeksi Rabies

Apa yang harus dilakukan saat digigit anjing? Baik anjing liar maupun anjing peliharaan, sama-sama memiliki potensi untuk menyerang seseorang. Dan digigit anjing adalah kejadian umum yang biasa terjadi namun bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Karena itu, memiliki pengetahuan tentang pertolongan pertama saat digigit anjing sangat penting.

Pertolongan Pertama Saat Digigit Anjing Agar Tidak Terinfeksi Rabies
Pertolongan Pertama Saat Digigit Anjing Agar Tidak Terinfeksi Rabies

Selain buat diri sendiri, manfaat menurut mengetahui cara menangani orang yang digigit anjing jua sangat besar bagi orang di kurang lebih kita waktu mengalami peristiwa ini.

Langkah-langkah Pertolongan Pertama Saat Digigit Anjing

Pertolongan pertama saat digigit anjing dilakukan dari taraf keparahan gigitan. Namun meskipun hanya tergores gigi anjing, sangat penting buat mendapatkan perawatan medis.

Berikut ini langkah-langkah pertolongan pertama waktu digigit anjing.

  1. Langkah pertama adalah mencari pertolongan orang di sekitar dan segera menjauh dari anjing yang menggigit Anda. Karena jika itu anjing gila (rabies), bisa kembali menyerang.
  2. Bersihkan luka gigitan menggunakan sabun antiseptik dengan air yang mengalir dengan hati-hati. Jika luka belum berdarah, pencet luka dengan lembut agar mencegah bakteri dan virus masuk ke luka.
  3. Bilas dengan menggunakan air hangat selama beberapa menit.
  4. Oleskan salep antibiotik pada luka. Tutup dengan perban atau kain kasa bersih.
  5. Segera bahwa ke dokter untuk mendapatkan pelayanan lebih lanjut. Hal ini bertujuan untuk menghindari resiko infeksi bakteri dan virus.
Seperti yang sudah dijelaskan sejak awal, tidak peduli gigitan anjing luka kecil atau luka besar, berasal dari anjing kecil atau dewasa, anjing yang divaksin terlebih yang tidak divaksin, pertolongan medis tetap diperlukan untuk mencegah infeksi.

Karena gigitan fauna misalnya anjing liar sangat akbar mengakibatkan resiko infeksi aneka macam penyakit, misalnya rabies dan tetanus.

Adapun gejala rabies dalam insan ditandai dengan flu, demam di atas 38 derajat Celcius, kelemahan otot, gelisah, mual & muntah, rasa sakit pada area lebih kurang gigitan dan bernanah.

Sangat tidak disarankan buat menunggu gejala setelah digigit anjing. Karena berkaitan dengan gigitan anjing rabies, mencegah lebih baik dari pada mengobati.

Pertolongan dengan VAR dan SAR oleh dokter selalu sanggup mencegah dampak fatal dampak gigitan anjing.

Tidak seluruh gigitan anjing mampu terkena rabies. Tapi penyakit lainnya jua sanggup beresiko. Lantaran itu, bantuan medis tetap diperlukan meskipun hanya tergores gigi anjing. Seperti artikel sebelumnya tentangApakah gigitan anak anjing berbahaya?

Demikianlah panduan pertolongan pertama waktu digigit anjing. Semoga bermanfaat!

0 Response to "Pertolongan Pertama Saat Digigit Anjing Agar Tidak Terinfeksi Rabies"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel