src='https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js'/> Cerita Lucu Inspiratif yang Bikin Ngakak tentang Anak SMA - teachertekno.com

Cerita Lucu Inspiratif yang Bikin Ngakak tentang Anak SMA

Kalau nir berbuat galat, kenapa wajib takut?

Cerita Lucu Inspiratif yg Bikin Ngakak mengenai Anak SMA
Cerita Lucu Inspiratif yg Bikin Ngakak mengenai Anak SMA

Cerita ini tentang tiga sahabat pada sebuah SMA. Namanya, Yanto, Gandhi, dan Marten.

Yanto ini adalah anak yg baik-baik. Sementara ke 2 temannya, Gandhi & Marten adalah anak-anak yg sanggup dikatakan terkena penyakit "Kenakalan remaja", seperti merokok & senang minum-minum.

SMA mereka termasuk sekolah yang terkenal nakal sebagai akibatnya mendapat perhatian spesifik dari pemerintah setempat. Salah satunya patroli keliling sang polisi buat menertibkan anak SMA yg keluyuran ketika jam pelajaran.

Hari Senin pagi, ketiganya terlambat upacara. Jadi, mereka menetapkan buat menyelinap masuk ke sekolah ketika upacara sudah bubar.

Untuk menunggu upacara bubar, mereka membisu di sebuah tempat tinggal kosong yg nir jauh dari sekolah. Gandhi dan Marten sedang merokok sementara Yanto membisu-diam cemas lantaran absen upacara.

"Polisi..." Seru Gandhi dengan nada pelan kepada temannya ketika melihat polisi yang berpatroli di sekitar mereka.

Mendengar itu, Marten siap-siap untuk kabur bersama Gandhi. "1, 2, 3. Lari!"

Tapi sebelum lari, keduanya balik menoleh ke Yanto yang terlihat sangat damai.

Gandhi: "Kok kamu gak takut sama sekali?"

Yanto: "Kan yang merokok kalian, saya gak punya salah. Kenapa harus takut?"

Marten: "Dasar lugu! Kamu di sini bersama kami itu adalah kesalahanmu."

Yanto berpikir sebentar mencerna kata-kata Marten dan... : "Iya juga ya?"

Yanto yg nir ingin reputasinya sebagai anak baik-baik rusak dampak bolos upacara dan kedapatan bergaul menggunakan Gandhi & Marten yang populer nakal & sedang merokok, langsung meninggalkan kedua temannya pada garis depan.

Kedua temannya menyusul menggunakan tawa keras melihat Yanto yg panik lantaran belum terbiasa menggunakan situasi menegangkan seperti ini.

Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh jua.

Ketiganya diseret ke kantor sekolah dan harus hormat ke bendera yang telah dikibarkan selama 1 jam.

Yanto yang tidak terima perlakuan tadi semakin berhati-hati berteman. Ia tidak mau lagi mendapat kasus dan ikut-ikutan dengan Gandhi dan Marten.

Tapi meskipun demikian, mereka permanen sahabat & masih acapkali beserta, dengan satu prinsip, kedua temannya nir sedang membahayakan reputasinya.

Waktu berlalu. Tak terasa mereka telah tamat SMA dan semuanya telah lulus. Beberapa bulan kemudian, mereka akhirnya balik ke sekolah untuk merogoh ijazah yg telah dikejar selama tiga tahun ini.

Pagar sekolah masih tertutup karena sedang terdapat seminar. Ketiganya tetapkan untuk menunggu di rumah kosong itu lagi. Seperti umumnya, Gandhi & Marten menunggu sambil menyalakan rokok.

Tiba-datang...

"Polisi!.. Polisi!!" Teriak Yanto ketakutan dan panik yang membuat polisi yang sedang patroli menoleh dan bingung.

Kedua polisi tersebut masih menganga. "Itu bocah kenapa ya?"

"Kabur, kabur!" Perintah Yanto ke kedua temannya untuk buru-buru.

Gandhi dan Marten sangat kaget. "Emang kamu bawa narkoba?"

Yanto menoleh ke Gandhi dan Marten beberapa detik... "Narkoba?"

Kemudian menoleh ke arah polisi yang masih menganga...

Dan melihat ke bawah berdasarkan sepatu hingga badannya...

"Ternyata sudah tidak pakai seragam SMA ya?" Balas Yanto yang juga masih bingung melihat kedua temannya yang sempat kaget memikirkan kalau Yanto membawa narkoba.

"Kirain lo lebih berbahaya lagi! Senakal-nakalnya kami, kami tidak bisa sentuh narkoba." Seru Marten

Yanto: "Lo juga. Kok bisa pikir gue bawa narkoba?"

Gandhi: "Lho, tadi lo bilang kabur-kabur! Itu kan adegan di film-film saat pengedar narkoba di grebek polisi. Kirain lo salah satunya."

Yanto: "Sialan lo! Gue gak akan pernah menghina prinsip gue Say no to drugs!"

Gandhi: "Benar bos! Selepas ini, kami juga sudah memutuskan untuk tidak merokok lagi."

Marten: "Kalau gak punya salah, kenapa harus takut?"

Ketiganya mengingat kembali istilah-istilah Yanto saat Sekolah Menengah Atas yg pernah dikejar polisi lantaran nir mengikuti upacara.

Ada beberapa makna dan pesan moral yang dapat ditarik menurut cerita pandangan baru lucu pada atas.

  1. Tidak bergaul dalam kumpulan yang dapat membahayakan keselamatan sendiri.
  2. Ketika kedapatan melakukan kesalahan, tidak saling menyalihkan, apalagi menyalahkan orang lain. It's your responsiblity.
  3. Tidak perlu takut kalau tidak melakukan kesalahan.
Pesan yang ketiga inilah yang akhirnya membuat kita sadar bahwa, kita tidak perlu takut kepada aturan selama kita tidak melanggarnya.

Banyak orang bertindak seperti "Preman" ketika melanggar aturan, akan tetapi ketika ditangkap, mereka misalnya pengecut yang nir mampu berkutik. Lantaran mereka ada pada posisi yg sama sekali nir menguntungkan buat membela diri.

Lihat jugacerita lucu singkat bikin ngakak

Demikianlah salah satu cerita inspirasi lucu, semoga bermakna. Patuhi aturan!

0 Response to "Cerita Lucu Inspiratif yang Bikin Ngakak tentang Anak SMA"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel