src='https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js'/> Trik Tersembunyi Cara Ternak Adsense 2020 Yang Susah Approve - teachertekno.com

Trik Tersembunyi Cara Ternak Adsense 2020 Yang Susah Approve

Trik Tersembunyi Cara Ternak Adsense 2020 Yang Susah Approve - Saya mulai mengenal platform Blog Blogger (Blogspot) sejak Maret 2017. Karena susah dapat visitor, saya beralih menjadi peternak adsense. Bukan kebetulan, sejak itu saya sudah mulai menghasilkan uang sendiri dari bisnis online ternak akun Google Adsense.

Trik Tersembunyi Cara Ternak Adsense 2019 Yang Susah Approve
Trik Tersembunyi Cara Ternak Adsense 2020 Yang Susah Approve

Akhir 2017 merupakan awal aku mulai ternak adsense. Tetapi puncak kesuksesan ternak akun Adsense baru dalam tahun 2018. Saat itu, hanya bermodalkan 1 blog & 1 domain, saya dan beberapa orang peternak adsense bisa membentuk 3 sampai lima akun adsense. Bahkan keliru satu domain & blog aku pernah diterima adsense lebih berdasarkan itu.

Dulu mitos ternak adsense yang paling sering beredar di Grup Blogger Indonesia adalah maksimal diterima adsense 3 kali 1 domain. Selebihnya sudah tidak bisa lagi karena ada tulisan "This URL Can't Sign Up For Adsense". Padahal, peringatan tersebut tidak selamanya. Setelah menunggu beberapa Minggu, domain tersebut bisa didaftarkan lagi.

Tapi kebanyakan peternak adsense dulu pribadi buang domain tadi lantaran dianggap telah tidak mampu buat daftar adsense.

Namun pada Oktober 2018 ketika Google Adsense mengeluarkan peraturan terbaru yang sangat tidak menguntungkan untuk peternak adsense. Aturan baru tersebut adalah review site ketika add sites. Jelas itu sama saja mendaftar ulang adsense sebuah domain.

Kirain ternak adsense akan berhenti sampai di situ, ternyata tidak. Banyak domain murah yang bisa digunakan untuk eksperimen ternak adsense. Toh, banyak publisher iklan adsense yang sebenarnya juga adalah pemain fb ads to adsense yang sama sekali tidak peduli dengan branding sebuah website. Asal konten viral, puluhan sampai ratusan juta bisa didapatkan dari mengiklankan artikel viral  di FB ADS di blog yang telah dipasangi iklan adsense.

Tahun 2019 ini, peternak adsense semakin mendapat banyak challenge. Selain berkurangnya pemain fb ads to adsense yang beralih ke Youtube dan FB Adsbreak, kesulitan lainnya juga adalah saat ini susah diterima adsense.

Ya, itulah kenyataannya. Awal 2019, sebenarnya ternak adsense aman-aman aja. Biasa dapat 3 akun adsense dalam 1 bulan sudah cukup. Dan langsung dijual plus domainnya.

Namun beberapa bulan belakangan ini, Google Adsense semakin sulit diapprove. Bahkan akun adsense yang sudah diterima juga susah diterima saatadd sites.

Apakah Trik Ternak Adsense Mati?

Pertanyaan yang menarik, apakah trik ternak adsense mati atau co.id seperti gretonger symbian ketika ada trik inet yang sudah gak berlaku?

Menurut saya, trik ternak adsense tidak ada yang mati. Hanya saja, Google Adsense semakin ketat dalam menerima publisher iklannya.

Dulu 1 domain sanggup ternak beberapa akun. Sekarang masih sanggup sih, akan tetapi masalahnya harga adsense tanpa domain sangat murah bahkan nir laris bila tidak terdapat domain yg siap menayangkan iklan.

Di luar sana mungkin banyak Ebook ternak adsense terbaru. Tapi berdasarkan pertama ternak adsense hingga sekarang, kebanyakan ebook-ebook tersebut sebenarnya adalah cara ternak adsense dasar. Yang perlu ditekankan bahwa tidak satupun yang bisa mengklaim sebuah blog diterima adsense.

Terlebih blog yang memang dikhususkan untuk ternak adsense. Itu akan sulit diterima. Tidak seperti jika memang owner sebuah blog serius membangun blognya maka dipastikan bahwa blog tersebut lama-kelamaan akan diterima adsense.

Namun membangun blog seperti itu tidak cocok untuk peternak adsense yang mau instan dan cepat diterima adsense. Biasanya, blog baru yang saya buat dengan serius butuh waktu 1 bulan sampai 2 bulan untuk bisa bersahabat dengan Google Adsense. Setelah satu kali diterima, berapa kali pun daftar adsense pasti langsung  atau akan di-approve lagi.

Trik Tersembunyi Cara Ternak Adsense 2020 Yang Susah Approve

Meskipun saat ini susah approve adsense, selama saya belajar ternak adsense sampai kini , terdapat beberapa ketentuan blog yg kemungkinan besar akan diterima adsense.

Misalnya blog dengan navigasi yang mudah dan lengkap. Seperti memiliki halaman  About, Privacy Policy, Contact, Disclaimer dan Sitemap. Tanpa halaman tersebut pada navigasi blog, saya belum pernah diterima adsense.

Selain itu, jika ada navigasi yang error (masih belum diisi URL, masih  #) pada template blog, maka tidak akan diterima adsense.

Adapun tentang artikel blog yg ucapnya tidak boleh copas atau harus original, nir selamanya sahih. Saya ternak adsense hanya menggunakan satu blog yang lalu dicopas mentah-mentah ke blog-blog lain & pada akhirnya tetap diterima adsense.

Namun harus diakui, kalau sistem Google Adsense saat ini semakin canggih. Mereka lebih mudah mendeteksi konten artikel yang dicopas. Terbukti seringkali penolakan adsense 2019 yang terbaru ini lebih banyak didominasi oleh "Artikel salinan". Penolakan lainnya adalah "Situs Anda belum siap untuk menayangkan iklan Adsense".

Adapun ihwal menggunakan alamat yg sama, browser yang sama, dan angka hp yg sama waktu daftar Email Gmail aku pernah coba dan permanen diapprove. Kecuali saat memakai angka hp yang sama ketika daftar adsense, itu baru tidak akan diterima. Penolakannya niscaya tidak jauh berdasarkan "Anda telah memiliki akun Adsense".

Tapi daftar Gmail menggunakan angka yg sama permanen sanggup diterima. Mengisi alamat & kode pos menggunakan alamat yg sama di Google Adsense permanen diterima. Meskipun memang lebih beresiko buat ditolak terlebih apabila pribadi daftar beberapa akun adsense dengan alamat yang sama.

Bagaimana supaya diterima adsense?

Cara agar blog diterima adsense sebenarnya nir ada yang sulit. Jika memang difokuskan buat membangun blog. Beda halnya jika dipakai buat ternak, maka akan sedikit lebih sulit buat diterima adsense.

Intinya, blog yg berfokus dibangun & memakai domain TLD, paling tidak akan diterima minimal dua bulan semenjak menciptakan blog dengan syarat blog wajib berfokus dibangun. Jika khusus ternak, maka akan sedikit sulit diterima.

Terlebih di 2019 ini, sepertinya Google Adsense semakin tidak mentolerir peternak adsense. Beberapa Gmail saya yang sudah ditolak beberapa kali dan nekat didaftarkan adsense langsung di banned.

Sadis, sebelumnya akun Google Adsense yang dibanned hanya karena invalid click. Saat ini Gmail yang belum diterima pun juga bisa dibanned adsense. Saya tidak tahu apakah ini sama dengan banned karena invalid activity yang kemungkinan besar blognya (domain) tersebut sudah dibanned.

Saya telah beberapa kali melakukan eksperimen ternak adsense memakai domain yang dibanned Adsense tapi nir bsia di approve sejauh ini. Hal ini pun sama menggunakan Gmail yg dibanned adsense sebelum di approve jua tidak bisa ajukan banding.

Kesimpulannya trik tersembunyi ternak adsense 2020 yang susah approve adalah menggunakan berfokus menciptakan blog. Kalau sanggup jadikan blog tersebut sebagai moneysite. Jangan ternak melulu karena poly yang beralih ke FB Adsbreak & Youtube.

Lebih baik ternak blog buat Adsense aja dari dalam ternak akun adsense untuk langsung dijual. Memang keuntungannya cepat tapi buat jangka panjang kurang menjanjikan. Tapi BTW, harga adsense terbaru ketika ini lumayan mahal lho.

Ini lantaran imbas susah approve yg menciptakan para internet marketers yg masih bertahan menggunakan fb ads to adsense atau propellers ads to adsense kekurangan amunisi. Jadi selama beternak adsense, pastikan juga buat membentuk blog branding buat investasi jangka panjang.

Sekali lagi, blog yang mudah diterima adsense adalah blog yang totalitas dan menjada quality control, baik dari segi konten maupun tampilan blog yang didaftarkan, secara khusus navigasi.

Lihat jugajenis-jenis penolakan adsense

Demikianlahtrik tersembunyi cara ternak adsense 2020 yang susah approve. Semoga bermanfaat!

0 Response to "Trik Tersembunyi Cara Ternak Adsense 2020 Yang Susah Approve"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel