src='https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js'/> 8 Komponen Sistem Operasi Modern dengan Struktur Terdistribusi - teachertekno.com

8 Komponen Sistem Operasi Modern dengan Struktur Terdistribusi

Komponen Sistem Operasi - Jika kamu berniat membangun sistem operasi komputer berkelas layaknya Windows, maka kamu harus tahu komponen yang terdapat di dalamnya. Komponen sistem operasi dibangun berdasarkan struktur tertentu yang dapat memberikan layanan terbaik kepada user.

Komponen Sistem Operasi
Komponen Sistem Operasi

Perlu diketahui bahwa sistem operasi juga adalah sebuah proyek dan bisnis. Karena itu, seorang programmer kernel (Sistem operasi) harus mampu memahami target pasar, dalam hal ini pengguna komputer. Pastinya user komputer menginginkan OS yang berbasis GUI (Graphical User Interface), kinerja dan proses manajemen yang baik, serta manajemen perangkat I/O.

Secara umum, sistem operasi modern dibangun dengan mempertimbangkan komponen-komponen seperti user interface, kernel dan sistem manajemen file.

Struktur sistem operasi yang satu dengan sistem operasi yang lainnya pastinya mempunyai perbedaan. Dan memang tidak sama.

Tetapi, komponen generik yg harus terdapat dalam sistem operasi agar sanggup bekerja sinkron dengan fungsi yang semestinya mampu dikatakan memiliki baku tersendiri.

Komponen generik tadi meliputi sistem operasi terkini yg terdiri dari:

  1. Process Management
  2. Main Memory Management
  3. File Management
  4. Management System I/O
  5. Secondary Memory Management
  6. Protection System (Guardian)
  7. Networking
  8. Command Interpreter System (Shell)
Penjelasan Komponen Sistem Operasi

1. Manajemen Proses

Tugas primer & fundamental dari sistem operasi adalah memproses input atau acara yang diinput oleh user. Ketika program diekseskusi, proses tersebut memerlukan sumber daya buat menjalankan tugasnya. Seperti penjadwalan CPU, memori, arsip dan perangkat hardware I/O.

Aktivitas pada manajemen proses sistem operasi mampu berupa:

  1. Pembuatan dan penghapusan proses pengguna
  2. Menunda, melanjutkan atau membatalkan proses
  3. Menyediakan mekanisme untuk proses sinkronisasi dan komunikasi
  4. Menyediakan fasilitas untuk menangani dan menghindari deadlock

2. Manajemen Memori Utama

Main memory atau memori utama adalah sebuah array yang besar dari word atau byte yg memiliki alamat tersendiri, dimana berukuran array tersebut bukan hanya ribuan tapi jutaan.

Memori utama berfungsi menjadi tempat buat menyimpan inputan, baik berupa data maupun instruksi yang diakses oleh CPU dan perangkat I/O.

Memori utama merupakan tempat penyimpanan data ad interim yg sedang diproses dan bersifat volatile, yaitu data tadi akan hilang saat sistem dimatikan, sanggup lantaran listrik meninggal.

Kemampuan manajemen memori utama sangat menghipnotis kinerja komputer. Dengan tugas kompleksnya, memori utama berperan sebagai sumber daya yg harus dialokasikan supaya dapat bekerja dengan baik dan efisien.

Aktivitas sistem operasi yg berkaitan dengan manajemen proses berupa:

  1. Melakukan tracking terhadap pemakaian memori
  2. Memilih program yang akan di-load ke memori
  3. Mengalokasikan dan mendealokasikan penggunaan memori sesuai kebutuhan.

Tiga. Manajemen Berkas

Berkas merupakan deretan kabar yang saling herbi struktur hirarkis (Direktori, volume, etc.) Komponen sistem operasi manajemen berkas meliputi:

  1. Pembuatan dan penghapusan serta manipulasi berkas dan direktori.
  2. Memetekan berkas ke secondary storage
  3. Backup file ke media penyimpanan non volatile seperti Hard disk.

4. Managemen Perangkat I/O

Manajemen sistem I/O dikenal pula dengan device manager yang memiliki fasilitas device driver yg memungkinkan sistem I/O dapat beroperasi secara seragam misalnya membuka, membaca, menulis, & menutup).

Contohnya, melakukan proses yg sama buat membaca berkas dalam perangkat keras seperti Hard Disk & CD-ROM.

Komponen sistem operasi yg berkaitan menggunakan manajemen sistem I/O adalah:

  1. Buffer yaitu menampung informasi data dari dan ke perangkat keras I/O
  2. Spooling yaitu melakukan antrian dan penjadwalan penggunaan I/O
  3. Menyediakan driver untuk hardware I/O tertentu.

5. Manajemen Memori Sekunder

Jika data yang disimpan pada main memory bersifat sementara dan jumlah data yang diproses sangat kecil maka diharapkan secondary memory atau penyimpanan sekunder buat menyimpan data pada jumlah yang akbar.

Contoh berdasarkan secondary memory management adalah harddisk, disket, flashdisk, & lain-lain.

6. Protection Management

Sistem operasi memiliki kemampuan buat memproteksi sistem supaya tetap terkendali. Akses oleh program, processor, & user ke sumber daya sepenuhnya dibawah perlindungan sistem operasi.

7. Jaringan (Networking)

Processor terdiri berdasarkan sistem terdistribusi yang mempunyai memori sendiri. Kumpulan processor tersebut saling terhubung & dapat berkomunikasi.

Prinsip kerja sistem operasi melalui jaringan komunikasi sistem terdistribusi.

8. Command Interpreter System

Command Interpreter System artinya sistem operasi menunggu setiap instruksi yang diinputkan user (Command driven).

Program yang membaca instruksi tersebut akan mengartikannya sebagai control statements yang disebut control card interpreter, commandline interpreter, dan UNIX shell.

Command interpreter system disesuaikan menggunakan tujuan & teknologi I/O yang dipakai. Contoh, CLI, Windows, Pen-based (Touch), etc.

Sebuah sistem operasi terkini yg baik memiliki komponen-komponen yang telah disebutkan di atas.

Struktur yg membentuk sistem operasi terdistribusi wajib memiliki komponen yang dapat saling bekerja sama dan melalukan tugasnya masing-masing.

Sistem operasi harus sebagai salah satu komponen utama sistem komputer harus mampu menjadi jembatan antar sumber daya yang ada agar sistem bekerja dengan efisien dan baik.

Lihat jugaFungsi Sistem Operasi

Demikianlah artikel tentang komponen sistem operasi komputer. Semoga bermanfaat.

0 Response to "8 Komponen Sistem Operasi Modern dengan Struktur Terdistribusi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel